Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya memindahkan lokasi debat calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya dengan pertimbangan keamanan.

Anggota KPU Surabaya Subairi mengatakan, debat publik yang semula akan digelar di hotel, pada debat kedua yang berlangsung 18 November akan dialihkan ke Dyandra Convention Center di Jalan Basuki Rahmat.

Keputusan itu merupakan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian. "Kalau di hotel, pendukung sulit dicegah. Mereka bisa berpura-pura jadi tamu," katanya.

Sebaliknya, dengan dialihkan ke Dyandra Convention Center, lokasi tersebut akan mudah diawasi. Bagi mereka yang tidak berkepentingan dilarang untuk berada di sekitar lokasi debat.

Sebelumnya, KPU Surabaya telah menggelar debat publik Pilkada Surabaya pertama di Hotel Marriott pada 4 November 2020.

Debat diikuti dua paslon. Pasangan nomor urut 1 merupakan paslon Eri Cahyadi-Armuji yang diusung PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI. Mereka juga mendapatkan tambahan kekuatan dari enam partai politik non-parlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Paslon nomor urut 2 yaitu Machfud Arifin-Mujiaman yang diusung koalisi delapan partai, yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai NasDem, serta didukung partai non-parlemen yakni Partai Perindo (tim/sk).